Cara Setting Plugin Swift Performance Lite

Bagikan

Swift Performance adalah salah satu plugin optimasi WordPress yang sangat powerful. Dengan konfigurasi minimalis, hasilnya terlihat nyata. Bahkan versi gratis (lite) memiliki hasil yang optimal. Artikel ini akan memandu cara setting plugin Swift Performance Lite agar WordPress makin ngebut.

Kami sudah menggunakan plugin Swift Performance Lite di beberapa blog WordPress yang kami tangani. Hasilnya semua sangat mengagumkan. Namun tentu harus dikonfigurasi dengan tepat.

Pengaturan plugin ini juga simpel tidak sekompleks plugin LiteSpeed Cache. Meski simpel, dengan pengaturan yang tepat hasilnya terlihat signifikan.

Hal yang harus Anda pahami:

  • Hasil bisa berbeda karena kualitas hosting juga mempengaruhi.
  • Konfigurasi yang dijabarkan disini belum tentu cocok dengan tema dan racikan lain WordPress milik Anda.
  • Panduan ini menggunakan plugin versi 2.1.3.

Tanpa berpanjang lebar lagi, mari kita melanjutkan ke panduan cara setting plugin Swift Performance Lite. Silahkan unduh dan instal plugin.

AUTOCONFIG

Langkah awal silahkan menjalankan autoconfig agar plugin mampu mendeteksi konfigurasi server hosting. Tunggu prosesnya hingga selesai kemudian akan muncul seperti gambar berikut.

Cara Setting Plugin Swift Performance
Proses Swift Performance Lite AutoConfig Selesai

Dengan setting standar milik Swift Performance Lite, hasilnya sudah nampak nyata (maaf URL disensor karena blog milik klien).

Cara Setting Plugin Swift Performance
Hasil setting standar Swift Performance Lite

Mari kita melanjutkan ke pengaturan tambahan untuk mencapai potensi maksimal.

Setting

Buka pengaturan plugin Swift Performance Lite. Aktifkan dulu Advanced View.

General

  • Prebuild Booster: On.

Tweaks

  • Normalize Static Resources: On.
  • Prefetch DNS: On.
  • Gravatar Cache: On (aktifkan jika Gravatar Anda aktif).

Media

  • Lazyload: On.
  • Load Images on User Interaction: On.
  • Inline Lazy Load Images: On.
  • Embeds -> Lazy Load Iframes (On kalau ada link Youtube dalam artikel).

Optimization

General

  • Optimize Prebuild Only: On.
  • Fix Invalid HTML: On.
  • Minify HTML: On.
  • Disable Emojis: On.

Scripts

  • Merge Scripts: On.
  • Exclude Script Localizations: On.
  • Minify Javascripts: On.
  • Lazy Load Scripts: berguna untuk menunda scripts pihak ke 3 seperti kode Google Adsense.

Styles

  • Merge Styles: On.
  • Generate Critical CSS: On.
  • Print critical CSS inline: On.
  • Bypass CSS Import: On.

Caching

General

  • Enable Caching: On.
  • Caching Mode: Disk Cache with Rewrites.
  • Early Loader: On.
  • Cache Expiry Mode: Action base mode.
  • Enable Browser Cache: On.
  • Enable Gzip: On.

Exceptions

  • Exclude Author Pages: On.
  • Exclude REST URLs: On
  • Exclude Feed: On.

Warmup

  • Prebuild Cache Automatically: On.
  • Prebuild Speed: Moderate (jika spesifikasi hosting Anda rendah, pilih Reduced).
  • Prebuild Archive: On.

Catatan:

  • Selain yang tidak disebutkan diatas = Off.

Hasilnya sangat signifikan perbedaannya.

Cara Setting Plugin Swift Performance
Hasil setting tingkat lanjut Swift Performance Lite

Penting: Jika website WordPress Anda berantakan penampilannya, evaluasi pengaturan berikut ini. Silahkan coba nonaktifkan dan aktifkan satu persatu untuk mencari penyebabnya.

  • Minify HTML.
  • Merge Scripts.
  • Minify Javascripts.
  • Merge Styles.
  • Generate Critical CSS.
  • Print critical CSS inline.

Baca juga: Cara Setting WP Rocket Paling Optimal

Kesimpulan

Swift Performance Lite adalah salah satu plugin cache dan optimasi WordPress yang powerful. Dengan konfigurasi yang tepat, hasilnya akan memberikan peningkatan kecepatan website berbasis WordPress secara signifikan.

Apakah Anda berhasil menerapkan cara setting plugin Swift Performance Lite diatas dengan sukses? Semoga sukses.

Tinggalkan komentar